Rabu, 3 Juni 2009 - 09:28 wib
Anton Suhartono - Okezone
RIO DE JANEIRO - Tidak diragukan lagi puing-puing yang ditemukan di Samudra Atlantik merupakan potongan pesawat Air France yang dinyatakan hilang sejak Senin lalu.
Pernyataan itu disampaikan Menteri Pertahanan Brasil Nelson Jobim, Selasa malam waktu setempat.
Jobim mengatakan pihaknya menemukan bahan bakar dan puing yang tercecer di laut, termasuk kursi pesawat yang mengangkut 228 penumpang dan kru itu.
Jobim menambahkan potongan pesawat Airbus 330-200 itu berserakan di area 5 seluas kilometer. Pihaknya juga akan mengerahkan tiga kapal di lokasi ditemukannya puing untuk mencari kemungkiann bangkai pesawat yang masih ada. Kapal pertama baru akan tiba pada Rabu pagi waktu setempat.
"Mereka akan mulai bekerja sepanjang malam dengan mencari puing lain di area itu menggunakan pesawat," katanya.
Jika ditemukan ada mayat, lanjutnya, akan dievakuasi ke kapal dan dilanjutkan ke bandara terdekat di kepulauan Fernando de Noronha, Brasil, yang berjarak 460 kilometer dari lokasi ditemukannya puing. Dari sana, mayat akan diterbangkan dengan pesawat Angkatan Udara.
Pesawat dengan nomor penerbangan AF447 itu sebelumnya diberitakan hilang pada Senin pagi waktu Paris. Pesawat yang mengangkut 32 kewarganegaraan itu seharusnya tiba di Bandara Charles de Gaulle, Paris pada pukul 11.15 siang. Pesawat berangkat dari Bandara Galaeo, Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu malam
No comments:
Post a Comment