Wednesday, June 3, 2009

Kronologi Hilangnya Air France AF 447


Selasa, 2 Juni 2009 - 12:03 wib
Nurfajri Budi Nugroho - Okezone


PESAWAT Airbus A330-200 milik maskapai Air France hilang di Samudra Atlantik, saat terbang dari Brasil menuju Prancis pada Senin kemarin.

Pesawat dengan penerbangan AF 447 itu meninggalkan Rio de Janeiro menuju Paris pada pukul 19.00 waktu lokal (22.00 GMT) pada Minggu 31 Mei. Pesawat dengan nomor registrasi F-GZCP itu telah beroperasi semenjak April 2005.

Tak lama setelah jadwal kedatangan pesawat di Paris pada Senin 1 Juni pukul 11.15 waktu lokal (09.15 GMT), diumumkan bahwa pesawat tersebut hilang.

Berikut kronologi kejadian yang dicatat BBC: (untuk waktu Indonesia barat ditambahkan tujuh jam)

22.00 GMT, Minggu 31 Mei: AF 447 lepas landas dari Bandara Internasional Galeao di Rio de Janeiro, menuju Bandara Charles de Gaulle di Paris.

01.33 GMT, Senin 1 Juni: Kontak radar terakhir dengan AF 447, berdasarkan angkatan udara Brasil. Pesawat itu baru saja melewati Pulau Fernando de Noronha, sekira 350 km (217 mil) lepas pantai Brasil.

02.00 GMT: Berdasarkan pernyataan Air France, pesawat melintasi kawasan berpetir dengan turbulensi kuat.

02.14 GMT: Sebuah pesan diterima mengindikasikan terjadinya korsleting listrik di pesawat.

07.15 GMT: CEO Air France Pierre Henri Gourgeon memutuskan bahwa situasi sudah sangat serius. Maskapai kemudian mendirikan sebuah pusat krisis.

09.10 GMT: Pesawat Airbus A330-200 AF 447 seharusnya mendarat di Paris.

09.35 GMT: Bandara Paris mengumumkan kepada publik bahwa pesawat menghilang.

10.17 GMT: Angkatan Udara Brasil menyatakan sebuah operasi pencarian dan penyelamatan sudah dalam perjalanan menuju Pulau Fernando de Noronha.

10.36 GMT: Air France menyatakan tidak ada kabar dari pesawat.

11.16 GMT: Menteri Senior Prancis Jean-Louis Borloo mengatakan pesawat sangat mungkin telah kehabisan bahan bakar saat ini. "Kita harus mempersiapkan skenario terburuk," kata dia.

11.42 GMT: Air France mengonfirmasi telah menerima sebuah pesan adanya kerusakan listrik dari pesawat.

12.13 GMT: Air France menduga kerusakan listrik disebabkan pesawat tersambar petir.

13.03 GMT: Perdana Menteri Inggris Gordon Brown mengkhawatirkan adanya warga Inggris yang berada di dalam pesawat itu.

15.15 GMT: Dilaporkan bahwa sebagian besar dari 228 penumpang di pesawat yang hilang itu adalah warga Brasil, sementara 40 berkebangsaan Prancis dan 20 Jerman.

16.32 GMT: Juru bicara Air France menyebut ada 80 warga Brasil di pesawat itu, sementara lainnya berasal dari Jerman, Italia, Amerika, China, Inggris, dan Spanyol.

16.51 GMT: Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengatakan kemungkinan ditemukannya korban selamat sangat tipis.

18.10 GMT: Air France merilis seluruh daftar penumpanhg. Ada 32 kewarganegaraan di dalamnya.(jri)

No comments:

Post a Comment